Entri Populer

Tampilkan postingan dengan label Mata Pelajaran Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mata Pelajaran Sejarah. Tampilkan semua postingan

Jumat, Oktober 21, 2011

Revolusi Perancis




Dengan berdirinya Bank sentral of London, maka jatuhlah kerajaan Inggris ke dalam pelukan kelompok Konspirasi Yahudi Internasional. Kesuksesan di Inggris, dipandang oleh tokoh-tokoh Konspirasi seperti Sir Meyer Amschel Rotshchild sebagai sebuah perjuangan yang terlalu lamban. Sebab itu pada tahun 1773 Rotshchild mengundang 12 tokoh keluarga Yahudi Internasional untuk bertemu di kediamannya di Judenstrasse, Bavaria.
Dalam pertemuan itu, dipaparkan 25 program penguasaan dunia yang dalam Konferensi Zionis Internasional I di Basel Swiss tahun 1897 disahkan menjadi Protocol of Zions. Selain itu, Konspirasi juga membentuk satu organisasi klandestin sebagai unit khusus Freemasonry yang disebut Illuminati dan menunjuk Adam Weishaupt, seorang Profesor ilmu agama dan mantan Jesuit, sebagai pemimpinnya. Tugas Illuminati adalah mengobarkan revolusi di Perancis dan menguasainya.

Bagai Jerami Kering
Situasi sosial politik di Perancis ketika itu memang sangat mendukung terjadinya suatu pergolakan besar. Perekonomian Perancis benar-benar berada dalam titik nadir. Hutang menumpuk, pengangguran di mana-mana, lapangan pekerjaan tidak ada, sektor industri macet, dan bencana kelaparan di ambang pintu.
Selain itu, seperti juga terjadi di negeri-negeri di mana para penguasanya korup, jurang kesenjangan ekonomi yang terjadi antara rakyat kecil dengan para bangsawan yang juga seringkali merangkap sebagai pemilik modal, para raja, dan juga pemuka agama yang kerap menjadi alat legitimasi penguasa sangatlah besar dan dalam.
Situasi seperti ini bagaikan seonggok jerami kering yang sangat mudah dibakar. Massa rakyat benar-benar telah siap untuk menyambut siapa pun yang tampil secara meyakinkan dan menjanjikan kehidupan yang lebih baik.
Agar situasi menjadi kian kacau, lewat jaringan media massa yang dikuasainya, Konspirasi Yahudi membakar emosi rakyat dengan mengadu-domba antara rakyat dengan kaum penguasa dan Gereja. Selain itu, Konspirasi juga membuat satu slogan baru yang terdengar sangat indah di telinga rakyat: Liberté, Egalité, dan Fraternité (Kemerdekaan, Persamaan, dan Persaudaraan).
Walau terdengar sangat indah, namun tiga istilah di atas bagi Konspirasi Yahudi Internasional memiliki arti yang sama sekali beda. Bagi kelompok ini, Liberté sesungguhnya berarti Kemerdekaan bagi mereka, kebebasan bagi mereka, bagi para pemilik modal, untuk berbuat apa saja. Egalité yang sesungguhnya bermakna Persamaan, bagi Konspirasi diartikan sebagai persamaan di kalangan mereka untuk bisa bersama-sama, gotong royong, di dalam usahanya menguasai perekonomian Perancis. Sedangkan Fraternité memiliki arti sebagai Persaudaraan antara kelompok mereka sendiri, di mana di dalam setiap usahanya, mereka harus saling tolong-menolong, bantu membantu, agar kepentingan kelompok mereka bisa dicapai. Inilah hakikat tiga slogan Revolusi Perancis. Jadi Persaudaraan hanya terbatas pada kelompoknya saja.
Dengan cepat Perancis mulai ‘terbakar’. Rakyat geram terhadap kerajaan dan juga Gereja yang tidak berbuat apa pun untuk memperbaiki nasib mereka. Setahun sebelum rakyat Perancis menyerbu Penjara Bastille yang menandai dimulainya revolusi pada tahun 1789, Freemasonry Perancis yang telah memiliki sekira seratus ribu anggota yang bekerja keras dan memprovokasi rakyat.

Teror dan Konspirasi
Dalam lingkungan kerajaan Perancis terdapat seorang bangsawan berpengaruh yang berdarah dingin, cerdas, ahli pidato, gemar foya-foya, dan sangat suka perempuan, bernama Comte de Mirabeau. Tipe orang seperti ini diang gap sangat cocok untuk didekati Konspirasi.
Maka lewat Duke of Durlian, tokoh Mason pimpinan The Grand Eastern Lodge di Perancis, Mirabeau pun direkrut. Caranya dengan mengumpan seorang perempuan cantik dan liar yang dalam sejarah dikenal sebagai “Madame Horse”. Bersamaan dengan itu, seorang Yahudi bernama Moshe Mondelhen menawarkan pinjaman lunak dalam jumlah sangat besar kepada Mirabeau yang diketahuinya memiliki hutang disana-sini. Maka jatuhlah Mirabeau ke dalam cengkeraman kekuasaan mereka.
Saat dibeberkan tugas yang harus diembannya oleh pihak Konspirasi, Mirabeau tidak bisa apa-apa karena nyawanya menjadi taruhannya. Tokoh ini pun kian jarang berkumpul dengan lingkungan elit istana sehingga tersiar desas-desus bahwa Mirabeau telah jadi oposan terhadap Istana dan Gereja. Mirabeau menjadi sosok yang dibenci kalangan elit penguasa.
Pada 14 Juli 1789, meletuslah revolusi Perancis. Penjara Bastille diserbu rakyat dan kaburlah para tahanan di sana. Situasi jadi sangat kacau. King Louis XVI dan Marie Antoinette ditangkap dan dipancung di bawah pisau Guilotin. Misi Duke of Durlian dan Mirabeau telah sukses. Maka Konspirasi pun membunuh keduanya. Duke of Durlian dipancung Guilotin sedangkan Mirabeau diracun, namun dikatakan sebagai upaya bunuh diri.
Situasi Perancis kian mencekam. Tiap hari ribuan orang dipancung dengan Roberspierre dan Danton menjadi algojonya. Setelah dianggap menyelesaikan tugasnya,pihak Konspirasi pun membunuh keduanya. Pemerintahan teror mencapai puncaknya antara tanggal 27 April hingga 27 Juli 1794.
Sehari sebelum Roberspierre diseret ke tempat hukuman mati, di depan Majelis Nasional, Roberspierre sempat menyampaikan orasi yang menyerang Konspirasi dan membuka tirai mereka dengan mengatakan ada sebuah organisasi rahasia yang bekerja dan menjadi dalang Revolusi Perancis.
Roberspierre dengan tegas mengatakan, “Aku tidak berani menyebut nama mereka di tempat ini dan disaat ini pula. Aku juga tidak bisa membuka tirai yang menutupi kelompok ini sejak awal terjadinya peristiwa revolusi. Akan tetapi, aku bisa meyakinkan Anda sekalian, dan aku percaya sepenuhnya, bahwa di antara penggerak revolusi ini ada kaki tangan yang diperalat dan melakukan kegiatan amoral serta penyuapan besar besaran. Kedua sarana itu merupakan taktik yang paling efektif untuk menghancurkan negeri kita yang kita cintai ini…”
Oleh Konspirasi, di tengah kekacauan ini dimunculkanlah tokoh militer bernama Napoleon Bonaparte. Untuk meredakan kekacauan di Perancis, maka Konspirasi memandang harus diciptakan musuh bersama dari luar yang besar. Kiat ini berhasil. Napoleon melakukan invasi ke luar dan situasi kacau di dalam negeri mereda.
Konspirasi mendukung penuh biaya invasi Napoleon. Ketika merebut dan menduduki Mesir, 20 April 1799, Napoleon berpidato: “Wahai kaum Yahudi saudaraku, mari kita membangun kembali kota Yerusalem lama!” Napoleon tahu, saat itu kaum Yahudi tengah berada dalam euphoria ‘sosialisasi kembali ke Yerusalem’ setelah pada tahun 1776 Nathan Bernbaum dan tokoh-tokoh Yahudi lainnya mencetuskan ide-ide “Zionis Internasional”, “Negara Israel” dan sebagainya lewat buku-buku mereka yang provokatif.
Tugas Napoleon dianggap telah selesai. Maka Konspirasi pun menjegal Napoleon dengan membuatnya harus terus menginvasi Rusia walau kondisi alam tidak memungkinkan. Pasukan Napoleon kepayahan menembus medan salju Rusia yang amat dingin menghadapi pasukan suku Cozack Rusia. Apalagi jalur distribusi pasukan Perancis ini disabotase Konspirasi lewat agen-agen mereka di Serbia. Akibat kekalahannya, Napoleon dipaksa turun tahta dan dibuang ke Pulau Elba.
Setelah menguasai Perancis, Rothschild membangun sebuah istana pribadi yang berhadapan dengan istana Raja Louis XVIII, pewaris tahta kerajaan Perancis. Dari tempatnya ini, Nathan Rotshchild bisa dengan leluasa memantau seluruh aktivitas yang ada di areal istana Kerajaan Perancis.
Dengan dikuasainya Perancis, maka Konspirasi praktis telah mencengkeramkan kukunya di berbagai wilayah strategis Eropa. Nun jauh di sana, dibatasi Samudera Atlantik, Konspirasi telah membangun satu negeri besar yang pada tahun 1776 dinamakan sebagai Amerika Serikat. Inilah The Great Lodge bagi pihak Konspirasi Yahudi untuk menyambut datangnya Raja Israel di hari akhir.

Bapak Teori Evolusi, Charles Robert Darwin


Charles Robert Darwin ( Darwin ) lahir pada 12 Pebruari 1809 di Shrewsbury, Inggeris. Dia adalah anak kelima dan putra kedua dari pasangan suami istri Tuan Robert Waring Darwin dan Nyonya Susannah Wedgwood. Darwin adalah sorang naturalis Inggeris yang menjadi terkenal berkat teorinya tentang Evolusi dan Seleksi Alam, Dia adalah seorang naturalis yang sangat penting sepanjang masa. Seperti beberapa ilmuwan evolusionis pendahulu lain misalnya Herbert Spencer, Robert Chamber dan Alfred Russel Wallace, yang mengemukakan teorinya bahwa semua kehidupan di Bumi ini berasal dari hasil evolusi ( berkembangan secara bertahap) jutaan tahun dari nenek moyang yang sama atau tunggal.

Ayahnya Robert Darwin adalah seorang dokter terkenal dikalangan masyarakat tinggian (bangsawan) di Inggeris, Ibunya Sussannah adalah putri dari Josiah Wedgwood, pendiri pabrik tembikar yang paling poluler di Inggeris. Hanya sayang pada saat Darwin umur 8 tahun ibunya meninggal. Erasmus Darwin kakek dari Darwin adalah seorang filsuf dan dokter, terkenal dengan teori-teorinya.

Pada tahun 1817 saat berumur 8 tahun, Darwin masuk sekolah dengan asrama (boarding school) di Shrewsburry. Dia tidak dapat dikatakan seorang murid yang cermerlang, tetapi dia memiliki hobby mengumpulkan koin, perangko, mineral-mineral dan lainnya. Kemudian dia pindah sekolah swasta Samuel Butler selama 7 tahun, disana dia belajar bahasa Yunani, Latin dan opera.

Dia dengan sabar dan telaten mengoleksi benda-benda yang menjadi hobinya, dan senang akan ekspreimen di laboratorium kimia milik kakaknya. Dia mengumpulkan offset serangga-serangga dan burung-burung untuk menghafalkan nama-namanya, sehingga pada umur 10 tahun dia sudah tahu segala fauna yang berada disekeliling kampungnya. Ketika berumur 15 tahun dia mendapat hadiah senjata berburu, sehingga dia menjadi gemar berburu. Disamping itu, dia merasa bahwa ayahnya adalah seorang yang paling bijaksana dan dia sangat cinta akan alam melebihi yang lain.

Pada Oktober 1825, dia masuk Universitas Edinburgh ( University of Edinburgh ) untuk belajar kedokteran. Tetapi dia tidak begitu menyukainya, terutama menjadi jijik untuk pelajaran pembedahan. Ketika ayahnya menyadari hal ini, ayahnya mendaftarkan Darwin untuk belajar teologi di Cambridge College, untuk persiapan untuk menjadi pendeta dalam gereja Anglikan, ayahnya pikir sebagai pendeta untuk pelayanan juga warga terhormat di masyarskat kala itu. Namun pelajaran teologi juga tidak begitu manarik bagi Darwin, sehingga pada tahun 1826 dia pindah ke Plinian Sejarah Alam Masyarakat, 4 tahun kemudian dia memperoleh gelar serjana. Disini dia bertemu dengan dua bintang tokoh terkenal, Adam Sedgwick seorang ahli geologi, dan John steven Henslow (1795-1861) seorang naturalis. Henslow tidak hanya membantu Darwin membangun rasa percaya diri, tetapi juga mengajarkan siswanya menjadi teliti dan bersungguh-sungguh dalam pengmatan fenomena alam dan kolektor spesimen.

Pada 27 Desember tahun 1831, Darwin atas biaya sendiri untuk ikut berlayar menemani Kapten kapal Robert Fitzroy dengan kapal H.M.S. Beagel, dalam muhibah keliling dunia sebagai ekspedisi ilmu pengetahuan. Di Amerika Selatan Darwin menemukan fosil-fosil binatang yang telah punah yang hampir sama dengan spesies* modern. Di Kepulauan Galapagos yang terletak ditengah-tengah lautan Pasifik, dia memperhatikan banyak variasi tanaman dan binatang yang se-famili dengan yang ada di Amerika Selatan. Ekspedisi ini telah mengujungi banyak tempat diseluruh dunia, dan Darwin mempelajari tanaman dan binatang ditempat-tempat dimana dia kunjungi, dan mengoleksi spesismen-spesismen untuk dipelajari lebih lanjut.

Sekembalinya dia ke London pada tahun 1836, Darwin mengadakan penelitian lebih lanjut atas spesismen-spesismen dan catatan-catatannya. Dari hasil penelitiannya ini diperoleh kesimpulan beberapa teori antara lain bahwa evolusi telah terjadi, evolusi terjadi secara bertahap, dan perubahan ini memerlukan jutaan tahun, mekanisme utama dari evolusi merupakan suatu proses yang dinamakan Seleksi Alam, jutaan spesis yang hidup sekarang berasal dari satu bentuk kehidupan tunggal, yang melalui proses percabangan yang disebut “ speciation ” (spesiasi).

Teori Darwin tentang evolusi dan seleksi alam menyatakan bahwa variasi dalam spesies terjadi secara acak, dan kelangsungan hidup serta kepunahannya dari setiap organisme ditentukan oleh kemampuan oragnisme yang besangkutan dalam beradaptasi dengan lingkungannya. Teori ini dia tulis dalam bukunya yang berjudul “On the Origin of Species by Means of Natural Selection, or the Preservation of Favoured Races in the Struggle for Life” atau yang disingkat menjadi “Origin of Species” yang diterbitkan oleh London: John Murray, Albemarle Street, 1859. ( Asal-usul Spesies melalui Seleksi Alam ). Setelah menerbitkan buku ini, Darwin tetap melanjutkan menulis buku-buku tentang botani, geologi, zoologi hingga dia wafat pada tahun 1882, dan dimakamkan di Westminster Abbey.

Karya Darwin berdampak luar biasa terhadap pemikiran keagamaan, banyak orang menentang keras gagasan evolusinya karena bertentangan dengan keyakinan agama mereka. Namun Darwin menghindari membicarakan aspek teologis dan sosilogis tetang karyanya, tetapi justru penulis lain yang mendasari teori-teorinya untuk mendukung teori mereka tentang teori masyarakatnya. Darwin adalah seorang yang sangat perasa, seorang ilmuwan yang sangat serius dan pekerja keras, yang sangat perhatian dan sayang tidak hanya terhadap keluarganya, tetapi juga terhadap teman dan rekan-rekannya.


            Pernah diceritakan oleh Lady Elisabeth Hope seorang pengijil,  tak lama ketika setelah kematian Darwin, bahwa dia hadir disamping ranjangnya pada saat kematian Darwin pada detik-detik menghembuskan nafas terkahir, dan dikatakan bahwa Darwin menolak dan menyesal atas teori evolusi yang dikemukakannya. Kisah ini diberitakan pada surat kabar Boston dan menyebar keseluruh dunia. Namun cerita ini dibantah oleh putri Darwin Henrietta yang mengatakan : “Saya hadir di ranjang kematiannya.Dia tidak pernah menarik kembali salah satu pandangan ilmiahnya, baik yang lalu atau yang sebelumnya.” (Lady Hope’s story was refuted by Darwin’s daughter Henrietta who stated, “I was present at his deathbed … He never recanted any of his scientific views, either then or earlier.”)
Darwin meninggal karena serangan jantung pada usia 73 tahun, pada tahun 19 April 1882, di Downe, Inggeris. Menjelang menghebuskan nafas terakhir dari serangan jantung, dia mengatakan : “Saya sedikitpun tidak takut mati”, kata akhir sebelum menghebuskan nafas terakhir dia mengatakan kepada Emma : “ Ingatlah, kamu sungguh istri yang sangat baik bagiku” ( Remember what a good wife you have been to me ). Dan dia meninggal dipelukan sang istri tercintanya. (Source: Deborah Heiligman. “The Darwins’ marriage of science and religion.” LATimes.com. 1/29/2009.)














Catatan bagi pembaca yang masih belum mengetahui  istilah biologi :



*Apa spesies itu ? Spesies atau jenis adalah satuan dasar yang digunakan para ahli biologi untuk mengkalsifikasikan jutaan bentuk kehidupan dibumi. Ciri utama yang mempersatukan anggota suatu spesies adalah kenyataan bahwa mereka dapat saling mengawini dan menghasilkan keturunan yang juga dapat kawin dan menghasilkan anak. Dengan cara ini bitir-butir informasi genetik yang khas bagi setiap spesies diwariskan dari generasi ke generasi. Ada kalanya anggota spesies yang berkerabat erat, misalnya kuda dan keledai, dapat saling kawin dan bisa mendapatkan keturunan berupa “bagal” yang sehat, namun bagal ini hampir selalu mandul tidak bisa mempunyai keturunan.

Ada berapa banyak mahluk yang hidup dimuka bumi dalam empat milyar tahun pertama usia planet ini, hanya sedikit fosil yang masih tersimpan. Sekitar 600 juta tahun yang lalu, binatang berkerangka keras muncul sewaktu lingkungan menjadi lebih bersahabat. Mahluk-mahluk ini meninggalkan suatu rekaman fosil. Jutaan spesies baru muncul dan lenyap sewaktu evolusi menyebabkan timbul tenggelamnya suku-suku tumbuhan dan binatang. Kini ahli biologi telah mengindentifikasi hampir 1,5 juta spesies hidup, tetapi jutaan lainnya, kebanyakan serangga dan mikro-organisme, masih harus dihitung. Jumlah akhir keseluruhan sekarang diperkirakan bisa mencapai 30 juta spesies. Serangga merupakan kelas terbesar dalam dunia binatang dari jumlah spesiesnya, sedang tumbuhan berbunga adalah kelas yang paling beragam dalam dunia tumbuhan.

            Apa Seleksi Alam itu ? Bila suatu organisme memiliki ciri warisan yang memberinya keunggulan dalam lingkungan tertentu, proses seleksi alam mulai. Organisme itu mungkin akan hidup lebih lama dan menghasilkan lebih banyak keturunan daripada organisme lain dalam spesiesnya, dan keturunan itu akan mewarisi ciri unggul tadi. Dengan demikian, spesies itu akan berubah perlahan-lahan, dari generasi ke generasi, selain itu juga akan makin banyak individu yang memiliki ciri tersebut. Seleksi alam menjelaskan mengapa banyak spesies bisa memiliki warna yang serasi dengan lingkungannya. Individu dengan ciri yang menonjol merupakan sasaran empuk bagi pemangsa, sehingga memiliki peluangnya lebih kecil untuk berkembang biak. Makhluk yang tersamar berpeluang lebih besar untuk kawin dan mewariskan gen* penyamarannya kepada generasi mendatang.

(* Gen = adalah satuan informasi genenitik yang diturunkan dari orang tua ke keturunannya.)

Evolusi bisa terjadi karena berbagai variasi terdapat di dalam spesies, variasi bisa akibat penggabungan kembali gen yang terjadi selama reproduksi dan akibat mutasi. Yakni perubahan kecil, yang timbul dalam gen-gen suatu organisme. Mutasi lazimnya terjadi bila terjadi kesalahan dalam mengkopi gen-gen suatu sel. Kebanyakan mutasi menghasilkan ciri-ciri yang mengubah kemampuan suatu organisme untuk bertahan hidup dilingkungannya, tapi ada juga yang terjadi mutasi dengan ciri-ciri netral dan tidak menghasilkan variasi yang tidak berhabaya, namun tidak membantu kelangsungan hidup. Kadang bisa memberikan organisme itu suatu keunggulan. Dalam hal ini, seleksi alam akan bertindak untuk meningkatkan frekuensi ciri yang menguntungkan tadi, maka terjadilah evolusi.


Bahan :
http://people.famouswhy.com/charles_darwin/
http://www.biologie.uni-hamburg.de/b-online/
http://www.tudou.com/programs/view/
http://www.lucidcafe.com/lucidcafe/